Selasa, 10 Juli 2012

Melihat Dunia yang Sesungguhnya

Dunia tak lebih dari sekedar bola berisikan kekayaan dan keajaiban alam. Tuhan menciptakan semua itu hanya untuk kepentingan makhluk hidup. Awalnya, aku tak melihat semua itu. Aku hanya bisa merasakan bahwa dunia adalah tempat manusia dan makhluk lainnya hidup, bernapas, dan berinteraksi. 

Namun, aku salah. Hanya orang-orang berpikiran pendek yang berpikir seperti itu, mungkin termasuk aku salah satunya. Setelah aku amati dengan baik dan kucoba untuk berpikiran luas, dunia ternyata menyimpan segalanya yang dibutuhkan oleh manusia dan makhluk hidup lainnya : udara, hutan, lautan, pegunungan, dan masih banyak lagi.

Kekayaan-kekayaan alam itu mungkin dulunya tersedia banyak sekali, dan nyaris tak terbatas jumlahnya. Namun, entah kenapa, sekarang semuanya terasa seolah-olah sangat terbatas dan hampir bisa dikatakan langka. Mungkin, hanya sebagian masyarakat saja yang sadar akan hal itu - bahwasanya, kekayaan alam dan segala "aksesoris"-nya itu bisa saja habis sama sekali.

Di sisi lain aku juga berpikir bahwa usia Bumi memang sudah semakin tua. Namun, ketuaannya bukan karena ulah manusia. Yang aku pikirkan hanyalah bagaimana di usia Bumi yang menginjak senja ini manusia bisa menyadari apa yang seharusnya (bisa) dilakukan. Yah, seperti gencar menggalakkan penghijauan, atau mengurangi polusi udara dengan tidak terlalu banyak menggunakan kendaraan bermotor, atau mengurangi limbah yang bisa mencemari lingkungan, atau berbagai macam tindakan lain yang bisa memperpanjang usia Bumi. Aku hanya menyayangkan tingkat kesadaran manusia yang masih saja rendah dan tidak bisa berubah - mengingat Bumi adalah satu-satunya tempat mereka berpijak. Aku hanya tidak ingin membayangkan apabila Bumi sudah tidak bisa lagi memberikan kehidupan bagi manusia dan makhluk hidup lainnya, lalu dimana kita bisa hidup?
Share:

4 komentar:

  1. so berbuat baiklah terhadap sesama, bukan hanya manusia tapi semua yang ada di bumi...xixixi

    BalasHapus
  2. entahlah, mungkin kalo manusia udah bs membuat pesawat ruang angkasa dan bisa bepergian antar galaksi, mungkin kita pindah aja ke planet baru..

    BalasHapus