Sabtu, 26 Januari 2013

Sad, But Don't Cry!

Baru kali ini aku merasa galau. Padahal, sebelumnya aku tak pernah merasa seperti ini. Aku sedih. Terlebih, ketika aku baru saja membaca tulisan di sebuah blog yang tiba-tiba saja membuat hatiku seperti diiris-iris. Awalnya, ketika aku membaca judulnya aku sudah tidak tertarik, karena aku sudah pasti tahu tulisan itu berkisah tentang apa. Kenapa aku begitu bodoh yang nekat membuka tulisan itu dan parahnya lagi aku membacanya sampai habis. Atau, mungkin tanganku yang bergerak sendiri..?? Sesaat aku seperti terbius untuk terus membaca tulisan itu sampai akhir. Dan, anehnya aku tak bisa memalingkan mataku untuk tidak membacanya meski di tengah-tengah paragraf dadaku serasa perih, seolah separuh tubuhku mati rasa.

Aku tahu aku bukan siapa-siapa dan aku juga bukan apa-apa. Aku cuma manusia biasa yang diciptakan dengan sebuah perasaan di dalamnya. Aku takut terluka lagi untuk yang kesekian kalinya. Aku juga sadar dan bisa mengerti si penulis blog itu. Dia hanya menuliskan apa yang dirasakannya. Menulis apa yang menurutnya bisa membuatnya lebih baik - tanpa peduli siapapun dan apapun. 

Kesedihanku mungkin hanya aku yang bisa merasakan. Atau, aku yang terlalu sensitif?? Entahlah. Sejak aku ditempa dalam badai besar yang nyaris meruntuhkan pendirianku dan menghancurkan hidupku serta masa depanku, aku tidak lagi bisa melihat segala sesuatu yang terlihat mustahil dengan kepala dingin. Aku takut aku berubah menjadi sosok yang bukan diriku. Aku takut aku berubah menjadi orang lain. Terbukti ketika aku membaca tulisan itu, aku tak bisa mengendalikan emosiku. Siapa aku? Siapa juga dia? Dan apa hubungannya denganku? Tak ada. Dia bahkan tak tahu siapa aku. Kalau dia bahagia dengan caranya sendiri, lantas apa peduliku. Itu hak dia. Tapi, nyatanya aku peduli dan aku sedih karenanya!

Ada apa sebenarnya denganku? Biasanya aku tak terlalu peduli dengan urusan orang lain, terlebih jika aku tak mengenalnya. Tapi, aku serasa sudah mengenalnya sejak lama, meski aku bahkan tak tahu seperti apa wajahnya. 

Satu hal yang paling membuat lubuk hatiku serasa tersayat adalah kata-kata terakhirnya sebelum ia mengakhiri tulisannya. Aku tak pernah menyangka dia akan mengatakan itu. Kupikir menulis adalah jiwanya dan blog adalah napasnya. Tapi ternyata aku salah. Sadarkah dia dengan apa yang ditulisnya? Atau, aku yang memang sangat tidak mengenalnya dan salah mempersepsikan setiap kata-kata dalam blognya selama ini?
Share:

Kamis, 10 Januari 2013

Tahun 2013, Tahun Ular Air

Pada dasarnya sih aku tidak begitu percaya sama yang namanya feng shui, tapi lambat laun kok rasa-rasanya feng shui itu ada manfaatnya juga. Manfaat loh ya, bukan sebuah kebenaran. Manfaatnya mungkin ada kaitannya dengan letak dan posisi suatu obyek.

Lalu, dengar-dengar, tahun 2013 itu adalah tahun ular air yang jika diterjemahkan dalam pengertian orang awam, berarti tahun yang sebagian besar ada hubungannya dengan air. Kalau di tahun 2012 adalah tahun naga air - jika diartikan secara logis, naga tidak ada di kehidupan nyata mungkin apa yang terjadi pada kehidupan manusia di tahun 2012 pun sedikit tidak jelas - dimana sebagian besar aktivitas yang terjadi di rentang tahun itu agak sedikit terawang, maka di tahun ini keterawangan itu akan diperjelas, karena ular adalah binatang nyata. 

Air tidak berarti harus selalu dikaitkan dengan hal-hal yang menyeramkan, seperti banjir, tsunami, tenggelam, atau hal yang semacamnya. Mungkin memang air bisa berbahaya bagi kehidupan manusia, tapi coba pikirkan yang lain, bahwa air juga bisa berarti positif. Tahun ular air bisa berarti baik, terkait dalam hal bisnis dimana rejeki akan mengalir bagai air, atau hal-hal lain yang bisa diarti-harafiahkan dengan air.

Namun, semua kembali ke insan masing-masing, sih. Tidak semua orang percaya dengan ramalan, feng shui, tarot, dan lain-lain. Karena memang itu semua hanya ramalan manusia, dimana kekuasaan seutuhnya ada pada Tuhan, sang pencipta alam semesta. Hanya Dia yang bisa mengendalikan Bumi beserta isinya, berikut kehidupan makhluk hidup di dalamnya.

Detail :
Nama Cina dari Ular : She
Tanda zodiak Cina : Keenam
Waktu pada hari pemerintahan Ular : 9 - 11 am
Tanda dalam zodiak Barat : Virgo
Elemen 2013 : Air
Polaritas : Negatif
Unsur cosmic tahun Ular adalah Air, warna - hitam
Unsur pertanda adalah air yang ditandai dengan mobilitas, dinamisme, dan berubah-ubah
Batu permata yang cocok : Jasper, Topaz, Bloodstone
Hadiah yang cocok : Teropong, Kartu Tarot, Minyak wangi, Lotion, dan Koleksi prangko
Hobi dan hiburan yang cocok : Belajar astrologi, Melukis, Touring, dan Fotografi

Tahun Ular Air :
Cocok dengan Kerbau dan Ayam.
Agak kurang cocok dengan Kelinci, Tikus, Naga, Ular, Kuda, Anjing, Kambing.
Sangat tidak cocok dengan Macan, Monyet, dan Babi.

Artikel diambil dari sini.
Foto : dari berbagai sumber.
Share:

Minggu, 06 Januari 2013

Kenangan kah kamu..??

Mungkin bukan sebuah kesengajaan kalau aku tiba-tiba saja melihatmu di sebuah tempat yang sama sekali tak terduga. Aku juga tak menginginkannya. Kupikir kamu sudah menghilang entah kemana. Kupikir kamu sudah pergi jauh ke negeri antah-berantah. Tapi, ternyata memang benar, bahwa dunia tak seluas daun kelor. Aku masih saja bisa menemukanmu, meski tak mudah kelihatannya.

Meski demikian, demi melihatmu utuh dan tak kurang suatu apapun, aku sudah cukup bahagia. Tak perlu terlalu memikirkan yang muluk-muluk, toh aku cukup tahu diri bahwa mungkin memang harus seperti ini. Tak apa, kupikir semua ada masanya sendiri-sendiri - termasuk hidupku.

Aku, selepas bulan menyembunyikan sinarnya, ketika kudengar burung kecil berkicau dan saat mentari memancarkan cahaya cerahnya, tak berani berharap pada sesuatu yang seharusnya sudah tak muncul lagi ke permukaan. Itu adalah kenangan. Masa lalu. Suatu masa yang sudah kutinggalkan jauh di belakang jejakku.

Tapi ini..??
Kenangan kah kamu..?? 
Share:

Selasa, 01 Januari 2013

Harapan yang Tak Pernah Sirna

Pernahkah berpikir bahwa mimpi itu tak bisa menjadi kenyataan?? Jangan dipikirkan. Teruslah bermimpi, raih keinginan dan harapan dari setapak demi setapak mimpi yang melintasi anganmu. Percayalah bahwa mimpi itu ada, mimpi itu nyata, mimpi itu ibarat harapan yang tak pernah sirna - senantiasa menantimu untuk menggapainya perlahan.

Mimpiku, sekian banyak mimpiku yang aku angankan, pernah sekali waktu menjadi kenyataan. Memang tidak semua, tapi ada yang mampir di dunia nyataku. Senang? Itu pasti. Aku memang suka bermimpi, tapi aku bukan seorang day-dreamer. Bukan juga seorang pengkhayal sesuatu yang rasanya nyaris mustahil dipikir oleh akal sehat. Tidak. It's not me. Mimpi, buatku, hanyalah sebagai hiasan tidurku, mahkota malamku, yang selalu hadir disaat mataku akan tertutup. 

Tak peduli berapa banyak mimpi yang menghiasi hampir di setiap malamku, yang jelas, tanpa mimpi mungkin aku bukan lagi seorang Dhanis. Diriku yang memiliki banyak angan dan harapan, yang belum tahu bagaimana harus meraihnya satu demi satu. Hanya dengan bermimpi aku bisa memikirkan caranya. Cara yang tidak terlalu naif tapi logis di akal sehat.

"Happy New Year 2013!! Semoga jutaan mimpi manusia di Bumi bisa cepat terwujud. Amin!!"
Share: