Aku Hanya Ingin Kamu Tahu

Jika aku selalu mengeluh tentang waktu, maka aku takkan melakukannya lagi. Baiklah, jika apa yang telah kulakukan adalah salah, maka aku ingin meminta maaf. Manusia selalu tak pernah jauh dari kesalahan selama napas masih berhembus. Aku tak sepantasnya menghujat apa yang bukan menjadi bagian dari wewenangku. Pada akhirnya, aku tersadar bahwa aku hanyalah manusia biasa tanpa memiliki kelebihan yang cukup berarti. 

Ketika aku dihadapkan pada sebuah pilihan yang menurutku tak pernah mudah, aku tahu, pilihanku hanya ada dua--memilih atau tidak sama sekali. Tapi, aku tahu apa yang terbaik untukku. Dan, pilihanku tak pernah salah.

Pilihanku adalah kamu.

Mungkin kamu berpikir bahwa aku terlalu berlebihan hingga aku menuliskan ini untukmu. Tidak! Aku tak pernah seperti ini sebelumnya. Mencintaimu, adalah hal tersulit yang pernah aku lakukan. Mencintaimu tak pernah semudah aku mengganti sepatu kerjaku setiap hari. Mencintaimu lebih dari segalanya.

Seandainya pun Tuhan memberiku sebuah kelebihan yang bisa melihat masa depan, aku tak ingin melakukannya untuk kita. Masa depanku biarlah tetap menjadi misteri, dan aku tak akan pernah ingin mengetahuinya. Tidak sekali pun--meski terkadang keingintahuan itu ada. Aku dan kamu adalah misteri dan rahasia Tuhan. Aku hanya ingin berusaha sebaik mungkin, demi kita, dan semuanya.

Dan...,
Kamu tak pernah sendirian...

Aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku selalu ada disini untukmu. Selalu. 

Komentar

Postingan Populer